Senin, 04 November 2013

“ KETIKA INDIA BANGUN DARI TIDUR PANJANGNYA “ DINAMIKA PERKEMBANGAN DAN REFORMASI EKONOMI INDIA : KOMBINASI SYSTEM EKONOMI SENTRALISTIS DAN LIBERAL

MEGA DESTATRIYANA (1003003)

MUFTI NURLITA SARI (1006416)

ABSTRAK : India dan peradaban India telah memainkan peranan utama dalam pembangunan manusia, sejarah dunia dan hubungan internasional. Hasil yang telah dinikmati India saat ini bukanlah hasil dari perjuangan yang sekejap mata, melainkan melalui pengorbanan yang panjang selama dalam genggaman penjajahan Inggris. Dalam beberapa dekade terakhir, pertumbuhan ekonomi yang cepat dan globalisasi telah menyebabkan integrasi yang lebih tinggi dan standar hidup yang lebih besar dalam ekonomi dunia. Pada tahun 1950 terjadi keterlibatan pemerintah yang begitu besar dalam bidang ekonomi yang merupakan wujud rasa sosialisme dan nasionalisme setelah kemerdekaan yang berada di bawah pimpinan Jawaharlal Nehru. Keterlibatan pemerintah saat itu dimaksudkan guna meningkatkan akselarasi pertumbuhan ekonomi India agar terpenuhinya kebutuhan hidup rakyat India yang jumlahnya terus bertambah. Terjadi sebuh peralihan dari system ekonomi yang sentralisis (sosialis) menjadi system ekonomi yang sedikit terbuka ketika pengaruh liberalisasi memasuki system ekonominya. India yang pada dasarnya mencoba mengkombinasikan antara sitem sosialis dengan liberal. Keberhasilan India menata perekonomiannya, membukakan pintu gerbang akses ke perekonomian dunia. India mulai merambah berbagai sektor. Perdagangan internasional sedikit demi sedikit mulai berada dalam genggamannya, bukan hanya dalam hal barang tambang, tekstil, dan Sumber Daya Alam lainnya, namun juga Sumber Daya Manusia berupa para tenaga kerja ahli yang mampu bersaing dengan tenaga kerja asing dari berbagai negara di dunia.
KATA KUNCI :system ekonomi sosialis, system ekonomi liberal, pertumbuhan ekonomi India

1 komentar:

  1. Dari artikel di atas dapat terlihat bahwa India dapat berkembang menjadi negara yang mandiri, padahal India pasca merdeka dari Inggris tahun 1947 masih berada dalam bayang-bayang Inggris. Namun secara perlahan dapat melepaskan ketergantungannya dan menjadi negara yang mandiri. Menurut pandangan saya hal tersebut dapat menjadi contoh untuk Indonesia agar dapat lebih baik lagi. Terimakasih..

    BalasHapus